Loading...

JANGAN MENDEKATI ZINA

Konon, punya pacar emang asik. Ada yang diajak hang out di akhir pekan, ada yang bisa diajak curhat-curhatan, dan yang lebih keren lagi, ada yang bisa diajak belajar bareng. Hmm,emang kalau sama teman yang sesama jenis kenapa?

Sebagian besar anak muda menganggap, pacaran bisa menjadi bukti kalau dirinya itu normal. Yang nggak punya pacar dianggap nggak normal. Duh, kasian banget ya. Pacaran juga bisa dijadikan alat bukti bahwa dirinya cakep, karena ada yang mau. Dan juga itu tadi, aktivis pacaran mengatakan bahwa dengan berpacaran bisa meningkatkan semangat belajar dan bekerja. Benarkah?!

Dewasa ini, pacaran merupakan suatu hal yang dianggap wajib oleh sebagian kalangan. Banyak alasan, mengapa anak muda jadi merasa krisis Pe’De kalau nggak punya pacar. Dari yang takut dikatakan kurang gaul, hingga yang katanya semangat belajarnya semakin meningkat setelah punya pacar. Lalu, sebenarnya apa sih definisi pacaran itu? Pacaran –menurut para pelakunya—adalah suatu ikatan perasaan cinta dan kasih antara lelaki dan perempuan untuk menjalin suatu hubungan yang lebih dekat yang pada esensinya untuk saling mengenal lebih jauh untuk menuju proses pernikahan atau untuk mencari pasangan hidup yang dianggap cocok.

Karena ingin mengenal lebih jauh itu tadi akhirnya lelaki dan perempuan yang pacaran jadi semakin intens menjalin hubungan. Dari yang sekedar sms’an, telpon, hingga ketemuan. Dalam keseharian, di banyak tempat sering kita dapati berpasang-pasang orang pacaran. Di sekolah, kampus, mal, bahkan di sebuah kamar kos yang sepi.

Sobat muda, pernah nggak sih kita berfikir, bahwa ketika seorang laki-laki dan perempuan berduaan di suatu tempat, ada yang ikut serta meramaikan suasana? Ya, dialah setan. Sebagaimana yang disabdakan Nabi kita Muhammad SAW:

“Janganlah salah seorang diantara kalian berduaan dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya) karena setan adalah orang ketiganya, maka barangsiapa yang bangga dengan kebaikannya dan sedih dengan keburukannya maka dia adalah seorang yang mukmin." (HR. Ahmad)

Dalam sejarah, nggak pernah kita dengar bahwa setan menggoda manusia untuk berbuat baik. Yang ada, pekerjaan utama setan adalah untuk menjerumuskan manusia agar berbuat dosa dan kemaksiatan. Hampir mustahil perempuan dan lelaki yang tengah memendam bara cinta bisa terbebas dari ‘keinginan tertentu’ ketika berinteraksi, berdekatan, apalagi bersentuhan. Hingga akhirnya, terjadilah zina. 

hehee,,,,, pacaran suatu ajaran atau kebudayaan dari timur atau dr barat sie,,,, atau dari hati masing2 individu,???????#@###" apa karena masa puber itulah yg menjadikn perilau dan ingind mengenal lebih dalam antar lawan jenis,,,?///#@@
jangan menuruti nafsu..

Click here for comments 0 comments:

Terima kasih atas komentar Anda
Diberdayakan oleh Blogger.

Iklan tengah halaman

About Me

Back to Top